Wisata Berkuda di Kintamani Potensial Digarap

Wisata berkuda khususnya untuk rute sepanjang kaki Gunung Batur, sesungguhnya telah lama diwacanakan oleh sejumlah kalangan di Kintamani, Bangli. Namun, hingga saat ini belum bisa direalisasikan dengan alasan sosiologis. Padahal sesungguhnya potensi wisata berkuda di kaldera Batur sangat besar peluangnya dikembangkan dan sama dengan pengembangan wisata trekking.

Memang salah satu penyebab wisata berkuda belum bisa digarap adalah masalah budaya dan sosiologis. Secara sosiologis dan budaya warga lokal khususnya warga Desa Adat Batur memang enggan untuk memelihara kuda dengan alasan adanya pantangan. Warga memang tidak ada yang berani memelihara kuda karena alasan kepercayaan.
Namun demikian, potensi wisata bekuda di Batur memiliki peluang yang cukup jika dikembangkan secara profesional. Dengan kondisi alam yang masih alami ditambah keindahan yang ditawarkan.

Selain itu, dengan pesona alam yang dimiliki, maka wisata berkuda bisa dikembangkan di Kintamani khususnya dengan jalur sepanjang lereng Gunung Batur yang masih alami. Yang menjadi masalah sekarang adalah apakah ada investor yang siap menanamkan modalnya untuk menggarap potensi ini.

Menurut Pemkab Bangli berkewajiban untuk mengembangkan potensi yang ada di Kintamani secara maksimal sehingga Kintamani tidak hanya dikenal dengan keindahan danau dan Gunung Batur saja, namun juga adanya alternatif wisata lain. Ini yang diharapkan dari pemerintah.

Leave a Reply